Banten

Tabiat Buruk Taufik Hidayat, DPO Penyekap Wanita di Cileunyi: Kerap Mabuk dan Temperamental

Abdurahman | 23 Juni 2026, 19:24 WIB
Tabiat Buruk Taufik Hidayat, DPO Penyekap Wanita di Cileunyi: Kerap Mabuk dan Temperamental
Tampak kosan pelaku dan korban di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa, 23/6/2026 (Istimewa)

AKURAT BANTEN – Tabir gelap di balik kasus dugaan penganiayaan dan penyekapan seorang wanita berinisial YTR (29) di sebuah kamar kos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, perlahan mulai terkuak ke publik.

Sosok pelaku yang kini resmi berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), Taufik Hidayat (30), ternyata memiliki tabiat buruk Taufik Hidayat yang selama ini membuat warga di lingkungan sekitar kos-kosan merasa resah dan selalu waswas.

Di balik dinding kamar kos yang menjadi saksi bisu penderitaan korban, terungkap bahwa pria berusia 30 tahun tersebut sehari-hari berprofesi sebagai penagih utang atau debt collector.

Profesi lapangan yang keras ini rupanya erat dengan watak aslinya yang dikenal kerap mabuk dan temperamental, bahkan sebelum kasus penyekapan ini akhirnya terbongkar oleh aparat kepolisian.

Mulyati, istri dari penjaga kos tempat pelaku dan korban tinggal, membeberkan kesaksian yang mengejutkan mengenai hari-hari mencekam di lingkungan mereka.

Menurutnya, selama menempati kamar kontrakan tersebut, korban YTR seolah "dilenyapkan" dari dunia luar karena tabiat buruk Taufik Hidayat yang sangat posesif dan ekstrem, di mana korban sama sekali tidak pernah diizinkan keluar atau berinteraksi dengan tetangga.

Setiap kali pelaku pergi untuk bekerja atau sekadar mencari makanan, pintu kamar kos tersebut selalu digembok rapat dari luar agar korban tidak bisa melarikan diri atau berteriak meminta pertolongan.

Warga sekitar tidak menyangka bahwa di dalam kamar yang selalu terkunci itu, ada seorang wanita yang sedang disekap oleh pria yang dikenal kerap mabuk dan temperamental tersebut.

Kepada pengelola kos dan para tetangga, pria asal Nagreg ini awalnya mencoba membangun alibi dengan menyebutkan bahwa korban adalah istrinya yang sudah tidak dipedulikan lagi oleh pihak keluarga.

Namun, kedok tersebut runtuh seiring berjalannya waktu akibat tabiat buruk Taufik Hidayat yang tidak bisa menyembunyikan perilaku aslinya yang kasar di hadapan publik.

Lingkungan kos-kosan di Cileunyi tersebut kerap dihadapkan pada situasi tidak nyaman karena pelaku kerap mabuk dan temperamental tanpa mengenal waktu.

Mulyati mengungkapkan bahwa pelaku sering kali pulang ke kosan dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol yang kuat, lalu memicu keributan dengan menantang orang-orang di sekitarnya.

Kini, setelah korban berhasil diselamatkan, polisi langsung bergerak cepat memburu pelaku yang kabur melarikan diri.

Guna memperkuat berkas perkara atas tabiat buruk Taufik Hidayat, jajaran kepolisian terpantau telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di kamar kos Cileunyi tersebut untuk mengamankan barang bukti tambahan.

Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan pria dengan ciri-ciri pelaku yang kerap mabuk dan temperamental ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.

Polisi menegaskan tidak akan mendoleransi aksi premanisme dan penyekapan, serta berjanji akan segera menyeret DPO Taufik Hidayat ke pengadilan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Abdurahman
Reporter
Abdurahman
Abdurahman